Setelah diriku mendalami
Berbagai macam wajah dan rona manusia
Tertelungkupku dan tersungkur diriku
Diatas pangkuan rahim duniamu
Engkau mungkin sempat terlihat tegar
Dihadapanku kawan
Atau engkau hanya berpura sangar
Meleleh serasa
Mati kurasa
Saat terliahat wajahmu yang sebenarnya
Suram saat mentari pagi menyapa
Kawan
Mungkin benar katamu
Bicara itu mudah tapi,
Tak pernah semudah saat kita melakukan
Engkau paksa otakku berputar sampai batas
Engkau paksa nafasku berlari sampai akhir
Kemudian terkapar
Dan terengah-engah
Hingga semua batas kemampuan aku kerahkan
Jingga sang senja
Bak lembayung yang mulai melayu
Begitu wajahmu malam itu



0 comments:
Posting Komentar